01 NOV 2021 HIDUP SEHAT 2 MENIT DIBACA 664 DILIHAT 25 BAGIKAN

Kapan Anak-Anak Butuh Suplemen?

Perlu tidaknya suplemen, tergantung pada bagaimana kebutuhan gizi anak, apakah sudah terpenuhi atau belum. Anak-anak memerlukan nutrisi yang cukup untuk mendukung tumbuh-kembangnya agar optimal. Gangguan kekurangan gizi bisa berpengaruh buruk pada perkembangan tubuh, juga otaknya.

Masalah makan pada anak

Mungkin kita sudah melakukan yang terbaik, seperti membuatkan makanan lengkap nutrisi plus sayuran dengan sajian menarik. Namun anak belum mengerti kandungan gizi apa yang berada di balik sepotong brokoli atau seiris daging. Ia menjadi pemakan yang rewel dan peka pada makanan tertentu. Atau bisa jadi mereka belum bertemu sayuran yang disukainya.

Bersabarlah.

Ini adalah tantangan buat untuk terus mengenalkannya pada makanan sehat. Sementara itu, penuhi kebutuhan nutrisinya yang kurang lewat suplemen.

Agar si Kecil tetap terpenuhi kebutuhan gizinya

  1. Sertakan makanan dengan Vitamin A, B, C dan D, plus kalsium, Omega, dan zat besi. “Nutrisi ini sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak,” kata Holiday Durham Zanetti, RD, MS, PhD, ilmuwan peneliti senior untuk merek Nutrilite™.
  2. Sajikan berbagai makanan sehat. Sertakan banyak buah dan sayuran, protein tanpa lemak, biji-bijian, yogurt, dan lemak sehat setiap kali makan.
  3. Tetap tawarkan makanan yang berbeda. Anak mungkin menolak makanan tertentu beberapa kali sebelum mereka mencobanya dan benar-benar menyukainya.
  4. Jadikan makanan sehat dan ramah pada anak. Potong buah dan sayuran menjadi bentuk yang menyenangkan, seperti huruf yang mengeja nama mereka.
  5. Jika anak masih kehilangan nutrisi dari diet mereka, berikan suplemen terbaik untuk anak. Pilih suplemen yang mudah dikunyah seperti Nutrilite™ Kids Chewable Concentrated Fruits & Vegetables, memberikan manfaat sayuran dan buah-buahan, juga membantu memelihara daya tahan tubuh si kecil.