05 MAY 2023 KECANTIKAN & PERAWATAN 2 MENIT DIBACA 614 DILIHAT

5 Alasan Jerawat Susah Sembuh

Jangan galau kalau urusan jerawat tidak kelar-kelar. Bisa jadi jerawat tidak sembuh karena beberapa alasan berikut ini.

  1. Jerawat hormonal
    Tubuh terus mengalami fluktuasi hormonal di masa dewasa, yang dapat memicu munculnya jerawat. Jerawat dapat muncul kapan saja, bahkan wanita menopause juga bisa mengalaminya karena kadar hormon progesteron mungkin menjadi lebih tinggi daripada estrogen.

  2. Tidak menggunakan produk yang tepat
    Jangan sembarangan memilih produk untuk merawat jerawat. Produk perawatan terbaik untuk melawan jerawat adalah yang mengandung salicylid acid atau asam salisilat, yang bisa membantu mencegah pori-pori tersumbat. Snapskin Acne Gel dan Snapskin Acne Serum tak hanya mengandung salicylic acid saja, namun bahan-bahan alami lain yang membantu merawat jerawat.

    Snapskin Acne Serum dengan kekuatan 5x Acne Care Combo yang mudah diserap oleh kulit serta mengandung kombinasi bahan pilihan yang formulanya bekerja secara efektif membantu merawat kulit berjerawat, mencerahkan, menyamarkan bekas jerawat,sekaligus menjaga kelembapan kulit.

  3. Penggunaan produk yang berlebihan
    Banyak produk diaplikasikan bukan berarti lebih baik hasilnya. Pilih produk perawatan jerawat yang aman dan non comedogenic seperti Snapskin Acne Gel dan Snapskin Acne Serum sehingga tidak membuat kulit semakin teriritasi.

  4. Tidak rutin membersihkan kulit wajah
    Tidak merawat kulit dan tidur tanpa mencuci muka dapat menyebabkan atau memperparah jerawat. Mulai sekarang biasakan mencuci wajah setelah bepergian dan sebelum tidur.

  5. Berlebihan mengonsumsi makanan pemicu jerawat
    Jika kulitmu mudah berjerawat, kurangi konsumsi beberapa makanan yang bisa memicu jerawat seperti makanan yang tinggi gula karena menyebabkan lonjakan kadar insulin yang dapat mengubah hormon dan memengaruhi kulit.

  6. Kebiasaan memegang jerawat
    Memencet jerawat justru akan memperparah jerawat. Saat kamu memencet jerawat, bakteri dilepaskan di dalam kulit, sehingga dapat menyebabkan lebih banyak lagi jerawat. Selain itu, berisiko menyebabkan bekas jerawat, karena jerawat baru yang muncul mengganggu proses penyembuhan alami kulit.