20 OCT 2022 HIDUP SEHAT 2 MENIT DIBACA 242 DILIHAT

Agar Anak Tidak Defisit Zat Besi

Kekurangan zat besi pada anak dapat memengaruhi tumbuh-kembangnya, lho.
Cari tahu cara mencegahnya, yuk.


Mengapa zat besi penting untuk anak?

Zat besi membantu memindahkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan berperan besar pada otot untuk menyimpan dan menggunakan oksigen. Bayi dilahirkan dengan zat besi yang tersimpan di dalam tubuhnya, tetapi zat besi tambahan dalam jumlah yang stabil diperlukan untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan anak yang cepat.

Apa itu defisit zat besi?

Defisit atau kekurangan zat besi pada anak-anak adalah masalah umum dan dapat terjadi pada banyak tingkatan, dari defisiensi ringan hingga anemia (suatu kondisi ketika darah tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat). Kekurangan zat besi yang tidak diobati dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.

Apa saja tanda dan gejala kekurangan zat besi pada anak?

Tanda dan gejala defisiensi zat besi pada anak pada umumnya adalah kulit pucat, kelelahan, tangan dan kaki dingin, pertumbuhan dan perkembangan melambat, nafsu makan buruk, pernapasan cepat yang tidak normal, hingga masalah perilaku.

Bagaimana cara mencegah kekurangan zat besi pada anak?

  1. Sajikan makanan kaya zat besi
    1. Saat mulai menyajikan makanan padat bayi, berikan makanan dengan zat besi tambahan, seperti sereal bayi yang diperkaya zat besi, daging yang dihaluskan, dan kacang yang dihaluskan.
    2. Untuk anak yang lebih besar, berikan sumber zat besi yang baik termasuk daging merah, ayam, ikan, kacang-kacangan dan bayam.
    3. Jika tak tercukupi, berikan NutriliteTM Chewable Iron untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi anak. Setiap tablet NutriliteTM Chewable Iron mengandung 3.67 mg zat besi dengan rasa vanilla untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi anak.

  2. Jangan minum susu secara berlebihan
    Untuk anak usia 1-5 tahun batasi konsumsi susu tidak lebih dari 24 ons (710 mililiter) susu sehari.

  3. Tingkatkan penyerapannya
    Vitamin C membantu meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan. Berikan makanan kaya vitamin C seperti buah jeruk, melon, stroberi, paprika, tomat, dan sayuran hijau tua.